Sabtu, 17 Desember 2011

KERAJAAN SRIWIJAYA

KERAJAAN SRIWIJAYA 
Sejarah dan Lokasi

Pengetahuan mengenai sejarah Sriwijaya baru lahir pada permulaan abad ke-20 M,ketika George Coedes menulis karangannya berjudul Le Royaume de Crivijaya padatahun 1918 M.Coedes kemudian menetapkan bahwa, Sriwijaya adalah nama sebuah kerajaan diSumatera Selatan. Lebih lanjut, Coedes juga menetapkan bahwa, letak ibukota Sriwijayaadalah Palembang, dengan bersandar pada anggapan Groeneveldt dalam karangannya, Notes on the Malay Archipelago and Malacca, Compiled from Chinese Source, yangmenyatakan bahwa, San-fo-ts‘I adalah Palembang yang terletak di Sumatera Selatan,yaitu tepatnya di tepi Sungai
Musi atau sekitar kota Palembang sekarangKerajaan Sriwijaya adalah nama kerajaan yang tentu sudah tidak asing, karena Sriwijayaadalah salah satu kerajaan maritim terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara padawaktu itu (abad 7 - 15 M). Perkembangan Sriwijaya hingga mencapai puncak kebesarannya sebagai kerajaan Maritim. Sumber-sumber sejarah kerajaan Sriwijayaselain berasal dari dalam juga berasal dari luar seperti dari Cina, India, Arab, Persia.Kerajaan Sriwijaya berpusat di daerah yang sekarang dikenali sebagai Palembang diSumatra Pengaruhnya amat besar di atas semenanjung malayasia dan Pilipina. KuasaSriwijaya merosot pada abad ke-11.Kerajaan Sriwijaya mulai ditakluk berbagai kerajaanJawa, pertama oleh kerajaan Singosari (Singhasari) dan akhirnya oleh kerajaan KerajaanMajapahit. Malangnya, sejarah Asia Tenggara tidak didokumentasikan dengan baik.Sumber sejarahnya berdasarkan laporan dari orang luar, prasasti dan penemuan arkaelogi,artifak seperti patung dan lukisan, dan hikayat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar